Video mengajari manusia. Kini, video mengajari AI-mu.
Ubah tutorial apa pun jadi skill yang benar-benar bisa dipakai AI-mu.
100% gratis · open source
Apa pun ada tutorialnya.
AI-mu belum pernah menonton satu pun.
Pilih video apa pun. V2S menontonnya, mempelajari langkah-langkahnya, lalu mengajari AI-mu.
Cara mengedit video pertamamu
- Potong klip
- Tambahkan musik
- Ekspor dalam 4K
Dikuasai
Tutorial dua menit? Dikuasai dalam hitungan detik—jauh sebelum kamu selesai menontonnya.
- Spreadsheet
- Edit video
- Alat desain
- Coding
- Apa pun di layar
Subtitle bisa salah dengar. V2S langsung membaca layar.
Subtitle menangkap “some”. Padahal di layar tertulis =SUM(B3:B10).
Itulah beda antara sekadar mendengar dan melihat langsung praktiknya.
Sebelum memercayai pelajaran, V2S mencobanya dulu. Yang berhasil dapat lencana. Yang tak bisa diuji, diakui dengan jujur.
Semuanya berjalan di komputermu.
Videomu tak pernah ke mana-mana.
Ajari AI-mu hal baru hari ini.
100% gratis. Open source. Satu perintah.
Salin ini ke terminal AI-mu—sisanya biar ia yang urus.
Atau minta saja ke AI-mu
Tolong instal video-to-skill untukku: jalankan npx skills@latest add brenoepics/video-to-skill -g -y di terminal, lalu kasih tahu aku skill ini terinstal di agen mana saja.
Tempel di chat AI-mu—ia yang menginstal dan memberi kabar.
AI apa yang kamu pakai?
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu video-to-skill?
video-to-skill adalah alat gratis dan open source yang mengubah video tutorial apa pun, baik URL YouTube maupun file lokal, menjadi skill yang siap diinstal dan sudah terverifikasi lewat eksekusi bagi agen coding berbasis AI. Alat ini membaca teks di layar, bukan sekadar transkrip, dan menguji setiap langkah sebelum skill-nya dirilis.
Bagaimana cara menginstal video-to-skill?
Jalankan npx skills@latest add brenoepics/video-to-skill. Hanya itu yang perlu disiapkan: satu perintah, tanpa akun, dan tanpa API key. Kamu juga bisa minta agen AI-mu untuk menginstalnya.
Apakah video-to-skill gratis?
Ya. video-to-skill gratis dan open source dengan lisensi MIT, dan seluruh kode sumbernya ada di GitHub.
Apakah video-to-skill mengunggah videoku ke suatu tempat?
Tidak. video-to-skill menjalankan semuanya di mesinmu sendiri: video tidak pernah keluar dari sana, dan hanya frame yang dipilih agen untuk diperiksa yang masuk ke konteks model. Tidak ada telemetri.
Agen AI apa saja yang didukung video-to-skill?
Claude Code, Codex, Cursor, Gemini CLI, GitHub Copilot, OpenCode, dan Amp. Sejak v0.2.3, skill yang dihasilkan terinstal untuk setiap agen tersebut yang terdeteksi di mesin: satu salinan asli di ~/.agents/skills, sementara agen lainnya mendapat symlink relatif ke sana.
Apa bedanya video-to-skill dengan Loom AI, Scribe, atau perekam alur kerja?
video-to-skill menghasilkan skill siap instal yang sudah terverifikasi lewat eksekusi untuk agen AI, bukan dokumen untuk dibaca manusia. Alat video-ke-dokumen dan perekam alur kerja mendokumentasikan sebuah prosedur—untuk perekam, prosedur yang kamu jalankan dan rekam sendiri. V2S berangkat dari video yang tidak perlu kamu rekam, lalu menghasilkan langkah-langkah yang bisa dijalankan agen, masing-masing sudah dieksekusi di sandbox terlebih dahulu.
Apa arti “terverifikasi” di video-to-skill?
Di video-to-skill, “terverifikasi” berarti subagen baru di dalam sandbox—yang hanya melihat paket hasil dan tidak pernah melihat videonya—telah menjalankan langkah itu berdasarkan kriteria keberhasilannya, dan langkah itu lolos. Lencananya ada tiga: ✅ terverifikasi, 🟡 terverifikasi sebagian, dan ⚠ tidak terverifikasi. Langkah yang tidak aman untuk dijalankan dilewati dan diberi label, tidak pernah diam-diam ditandai hijau.
Sistem operasi apa saja yang didukung video-to-skill?
video-to-skill mendukung macOS dan Linux. Di Apple Silicon, tahap transkripsinya diakselerasi dengan Metal.
Apakah aku perlu API key atau akun?
Tidak. video-to-skill tidak memerlukan akun, API key, ataupun login, dan tidak mengumpulkan telemetri apa pun.
Apa saja keterbatasan video-to-skill?
video-to-skill paling cocok untuk screencast, tutorial CLI dan GUI, serta presentasi. Demo fisik yang bergerak cepat kehilangan detail gerakan di antara keyframe, klaim yang hanya berlaku di GUI mungkin tidak bisa diverifikasi lewat eksekusi sehingga dirilis dengan label yang jelas, dan video tanpa prosedur ditolak, bukan diada-adakan menjadi langkah.